Oleh: Indonesian Children | Desember 10, 2009

Korupsi Kejahatan Luar Biasa

Marzuki Alie: Korupsi Kejahatan Luar Biasa

Korupsi sudah termasuk kejahatan luar biasa karena membawa dampak kerusakan yang sangat besar terhadap masyarakat, bangsa, dan negara. Korupsi menggerogoti sendi-sendi pembangunan yang membuat kondisi bangsa menjadi statis, bahkan mundur.

Demikian dikatakan Presiden Asian Parliamentary Assembly (APA) dan Ketua DPR Marzuki Alie dalam pertemuan APA.

“Korupsi kejahatan besar yang kompleks dan sistemik. Maka dari itu, pemberantasannya perlu sistematis, komprehensif, dan melibatkan semua pihak,” ujarnya di Bandung, Rabu (9/12/09).

Marzuki mengatakan, APA yang terdiri dari 41 parlemen anggota dan 16 parlemen peninjau mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia, bahkan Asia dan dunia, untuk merenungkan kembali hakikat korupsi sebagai kejahatan luar biasa.

“Korupsi menghancurkan sendi-sendi pembangunan bangsa. Mari bekerja sama dan bahu-membahu dalam mengatasi dan melawan korupsi,” ujarnya.

Dalam kerangka APA, penguatan komitmen pemberantasan korupsi telah menjadi pembahasan penting di setiap sidangnya. Menurut Marzuki, APA juga telah menghasilkan resolusi dan rencana aksi untuk memberantas korupsi sebagai wujud konkret komitmen tersebut.

Beberapa unsur penting yang harus dilakukan untuk meniadakan korupsi, yaitu menegakkan prinsip-prinsip mendasar, seperti transparansi atau terbuka, mudah, terkontrol, dan dapat diakses semua pihak. Prinsip lain adalah akuntabilitas, partisipatif, dan kesamaan hak.

“Akuntabilitas, yaitu dapat dipertanggungjawabkan. Partisipatif berarti mendorong peran serta masyarakat, dan kesamaan hak yaitu tidak diskriminatif,” kata Marzuki.

Menurut dia, PBB menyepakati pembentukan United Nations Convention Against Corruption pada 1 Oktober 2003. Langkah itu ditindaklanjuti dalam Sidang ke-58 Majelis Umum PBB berdasarkan Resolusi 58/4 tanggal 31 Oktober 2003. Berbagai negara telah meratifikasi hal tersebut.  

“Itu menunjukkan komitmen bersama yang menginginkan proses dan kemajuan pembangunan dicapai dengan meniadakan korupsi serta segala derivasinya,” ujar Marzuki.

Komitmen itu terutama terkait dengan target pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium 2015. 

 

 

Sumber : kompas.com

Audi Yudhasmara

KORAN DEMOKRASI INDONESIA

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

https://korandemokrasiindonesia.wordpress.com/

 

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Demokrasi Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: