Oleh: Indonesian Children | Desember 10, 2009

Korupsi Pengadaan Barang di Depdiknas Rp 20 Miliar

Korupsi Pengadaan Barang di Depdiknas Rp 20 Miliar

Dalam merespons langkah Kejaksaan Tinggi Jakarta Pusat yang menangkap mantan Dirjen Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Depdiknas Ace Suryadi beberapa waktu lalu atas dugaan korupsi, Indonesia Corruption Watch (ICW) menengarai adanya dugaan korupsi dalam tiga proyek pengadaan di tubuh Depdiknas, khususnya Dirjen PLS.

ICW mencatat korupsi pengadaan buku dan modul belajar, ijazah dan sistem manajemen komputer oleh Dirjen PLS mencapai sekitar Rp 20 miliar. Koordinator Investigasi ICW, Agus Sunaryanto, Selasa (23/9), mengatakan dia dan rekannya Febry Hendri membawa berkas-berkas kontrak pengadaan masing-masing pengadaan, hasil pemeriksaan nilai kerugian, serta modus pengadaan dan menyerahkannya kepada Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jakarta Pusat Muhammad Yusuf. Tujuannya untuk dipertimbangkan sebagai bahan tambahan dalam penyelesaian kasus korupsi di tubuh Dirjen PLS.

Ketiganya total kontraknya Rp 20 miliar dan berdasarkan data yang kita peroleh ada penggelembungan dana sebesar Rp 6,8 miliar atau 34 persen dari harga sebenarnya, ujar Agus usai diterima Aspidsus.

ICW juga mencatat ada sekitar 22 nama pejabat teras Depdiknas yang terlibat dalam tiga kasus pengadaan ini. Nama-namanya juga sudah dilampirkan dalam berkas. ICW menuntut agar Kejati dapat menyelesaikan kasus ini secara hukum karena ICW mengaku menangkap indikasi bahwa Mendiknas akan menyelesaikan kasus ini hanya secara adminsitratif. Artinya, para pejabat yang terlibat hanya diminta untuk mengembalikan jumlah uang yang sudah dikorupsi.

Saya prihatin Mendiknas juga seperti berupaya melindungi pelaku yang terlibat hanya dengan sanksi administratif. Tidak ada komitmen dari Mendiknas untuk menyelesaikannya secara hukum yang dapat memberikan efek jera supaya institusi ini bebas korupsi, ujar Agus.

Agus juga semakin khawatir mengingat dalam pidato kenegaraan 15 Agustus lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah memutuskan anggaran pendidikan meningkat menjadi 20 persen dari total anggaran pada APBN 2009. Saya khawatir anggaran yang harusnya diperuntukkan bagi masyarakat akan semakin berkurang karena dikorupsi oleh Depdiknas sendiri, tandas Agus.

LIN

Sumber: Kompas.Com

Audi Yudhasmara

KORAN DEMOKRASI INDONESIA

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

https://korandemokrasiindonesia.wordpress.com/

 

 

 

 

Copyright © 2009, Koran Demokrasi Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: