Oleh: Indonesian Children | Januari 29, 2010

HASIL KESIMPULAN RAPAT KONSULTASI PANSUS : Pansus Mendapatkan Data dengan Cara Apapun

HASIL KESIMPULAN RAPAT KONSULTASI PANSUS : Pansus Mendapatkan Data dengan Cara Apapun

Panitia Khusus Hak Angket Century hari ini menggelar rapat konsultasi dengan sejumlah pihak. Di antaranya, rapat bersama Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung. Adapun poin penting yang akan dibahas dalam rapat itu, mengenai aliran dana yang belum terungkap.
 
Pantauan di Ruang Pimpinan DPR, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (29/1/2010), rapat dimulai sekira pukul 14.10 WIB.Dari lembaga yang telah dijadwalkan hadir yaitu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Bank Indonesia, KPK, Mahkamah Konstitusi, dan Mahkamah Agung, hanya MA dan KPK yang absen.

Hingga kini belum ada konfirmasi kenapa MA tidak hadir. Dari jajaran BPK terlihat Taufiqurrahman Ruqi, Hadi Poernomo, Hasan Bisri. Ketua PPATK, Yunus Husein, PJS Gubernur BI, Darmin Nasution. Sementara anggota Pansus, Idrus Marham, Maruarar Sirait, dan Akbar Faisal. Pimpinan DPR, Priyo Budi Santoso, Pramono Anung dan Anis Matta.Awalnya, rapat dilakukan tertutup, namun atas permintaan Maruarar Sirait rapat akhirnya digelar terbuka. Para wartawan yang sejak tadi menunggu langsung menghambur ke dalam ruangan Pimpinan DPR.

Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyayangkan ketidakhadiran Mahkamah Agung dalam rapat konsultasi antara pansus Century dengan pimpinan DPR, BPK, PPATK, BI, KPK, dan MA. Priyo heran MA yang menghadiri panggilan Presiden tidak memenuhi panggilan DPR dengan alasan ingin menjaga independensi. “Awalnya kami bertiga (pimpinan rapat) agak terperanjat, kenapa di pertemuan Bogor hadir. Kami tegaskan rapat konsultasi ini bukan untuk menandingi pertemuan Bogor,” kata Priyo saat membuka rapat konsultasi antara pimpinan DPR, pansus Century, BPK, PPATK, MA, KPK, dan BI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Alasan ketidakhadiran MA juga menuai protes keras anggota pansus. MA ingin menjaga independensi dari pansus Century. “Dikatakan berkait mengkhawatirkan independensi hakim,” papar Priyo. Masalah ini, menurut Priyo, tidak akan dibiarkan begitu saja. Pimpinan DPR bersama pimpinan pansus akan rapat khusus untuk menghadirkan MA dalam pertemuan selanjutnya.

Rapat konsultasi antara Panitia Khusus hak angket Century dengan beberapa pimpinan lembaga tinggi negara itu telah menghasilkan beberapa kesimpulan. Di antaranya, Pansus berhak melakukan penyitaan untuk memperoleh data.

Dalam kesimpulan rapat konsultasi, tersebut dihasilkan dua poin penting. Pertama yakni, mempersilahkan kepada Pansus Angket untuk memperoleh data yang diperlukan dengan cara apapun yang sah, baik melalui penyitaan pengadilan sesuai pasal 19 UU 6/1954 tentang hak angket ataupun UU 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

Kedua, mengimbau ke seluruh lembaga terkait utamanya, BPK, BI, dan Gubernur BI untuk dapat memberikan data kepada Pansus Angket dengan komitmen waktu agar Pansus dapat menuntaskan tugas dalam taktu yang ditetapkan undang-undang. Ketiga, kepada BPK agar menyerahkan dokumen dan atau data KKP (Kertas Kerja Pemeriksaan) sesuai dengan aturan yang ada.

Sebelumnya sempat diperdebatkan mengenai status hukum bagi BPK, PPATK dan BI jika memberikan data kepada DPR. Untuk BPK, kata Ketua BPK Hadi Purnomo, tidak bisa memberikan data-data yang diperoleh selama pemeriksaan kepada DPR karena dibatasi oleh UU No 15 Tahun 2006 tentang BPK.

Dalam UU tersebut disebutkan bahwa Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) tidak boleh diberikan dalam status penyidikan seperti yang dilakukan Pansus. “Kita tidak bisa menyerahkan data pendukung laporan kami, yang bisa diberikan hanya laporan itu sendiri,” kata Hadi. Jika tanpa adanya terobosan yuridis, lanjut Hadi, dirinya khawatir jika melanggar ketentuan perundang-perundangan dan berimplikasi dibawa ke meja hijau atas kebijakan yang diambilnya. “Kami mendukung kerja Pansus, tapi jangan paksa kami menerabas UU. Maaf, kami tidak mau jadi tersangka. Siapa yang bisa menjamin saya nanti tidak dituntut oleh Pak Darmin (Gubernur BI) dan Pak Yunus (Ketua PPATK),” kata Hadi.

Dan dengan dasar itulah, BPK menyarankan agar Pansus meminta penetapan pengadilan yang memerintahkan BPK menyerahkan data dan dokumen kepada Pansus Angket Kasus Bank Century. Anggota BPK Taufiqurrahman Ruki mencontohkan, pemutaran rekaman percakapan Anggodo atas perintah Mahkamah Konstitusi. Dikatakannya, dokumen rekaman itu merupakan rahasia. Namun, atas perintah MK, maka bisa dibuka di persidangan. “Seperti rekaman Anggodo, Pak Tumpak (Plt Ketua KPK) kan aman dari tuntutan,” kata Ruki, yang juga mantan Ketua KPK.

Sedangkan anggota Pansus Angket Kasus Bank Century asal Fraksi Partai Hanura, Akbar Faisal, memilih walk out dari rapat konsultasi tersebut lantaran tidak puas dengan penjelasan PPATK, BPK, dan BI terkait kewenangan Pansus untuk memeperoleh data yang dibutuhkan. “Pansus ini dibentuk berdasarkan UUD 1945. Alasan yang Bapak-Bapak sampaikan tadi dasarnya UU, kesampingkan UU, karena Pansus ini dibentuk berdasarkan kehendak tertinggi yaitu rakyat. Kalau pembahasan begini terus, saya memilih keluar saja dari forum ini,” kata Akbar. Akbar berdalih, tindakan yang dilakukannya untuk meluruskan posisi DPR dan Pansus. “Kalau begini terus, tidak ada ujungnya. Soal UU sudah clear kok,” katanya.

Menanggapi kesimpulan Rapat Konsultasi tersebut, ketua BPK Hadi Purnomo dan wakilnya, Hasan Bisri, tetap kukuh menyuarakan keluhannya bahwa ia tidak bisa serta merta membuka aliran dana Bank Centtury.

Menjawab kekhawatiran BPK itu, Ketua Pansus Century Idrus Marham menyatakan, “Percayakan ke panitia angket. Kami tidak akan mencelakakan Anda.”. Namun setelah rapat konsultasi berakhir, Idrus mengatakan ada kesimpulan tambahan. “Yakni agar ada audit investigatif lanjutan oleh BPK terkait aliran dana segera diselesaikan,” ujar Idrus. Idrus juga menyatakan bahwa kekurangan data-data yang dibutuhkan oleh Pansus dari pihak-pihak terkait harus sudah diterima pansus minggu depan atau 7 Februari 2010.

KORAN DEMOKRASI INDONESIA
https://korandemokrasiindonesia.wordpress.com


Responses

  1. Anda adalah orang yang kreatif, tulisan Anda cukup bagus…teruslah menulis !!
    http://mobil88.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: