Oleh: Indonesian Children | Februari 5, 2010

SBY memperoleh penghargaan Komunikator Politik Terbaik Dunia

SBY memperoleh penghargaan Komunikator Politik Terbaik Dunia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SB) memperoleh penghargaan Gold Standard Awards untuk kategori Komunikasi Politik. SBY terpilih oleh panel praktisi komunikasi korporat dan publik yang tergabung dalam the Public Affairs Asia, Kamis malam (4/2) di Gedung Press Foreign Correspondence Club, Hongkong.
Penghargaan diterima Edhie Baskoro Yudhoyono, putera kedua SBY. Edhie menghadiri acara itu didampingi Dino Pati Djalal, Staf Khusus Presiden untuk urusan luar negeri.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memperolah penghargaan Gold Standar Awards untuk kategori Komunikasi Politik pilihan panel praktisi komunikasi korporat dan publik yang tergabung dalam the PublicAffairsAsia, Kamis malam di gedung Press Foreign Correspondence Club, Hongkong.

Menurut Mark O.Brien, Vice-President PublicAffairsAsia Asia Pasifik, SBY dipilih oleh panel yang beranggotakan sembilan juri menyisihkan para finalis lain, Abhisit Vejjajiva, Perdana Menteri Thailand dan Ryan Gawan, dari Save The Children UK.

Menurut Brien, SBY yang dinominasikan oleh Hans Vriens of Vriens & Partners mampu menyisihkan nominator lain, karena dinilai berhasil mengkomunikasikan berbagai kebijakan dalam dan luar negeri secara efektif sehingga terpilih kembali sebagai Presiden RI dan kini melanjutkannya pada periode kedua.

Catatan panel juga menyebutkan SBY dinilai berhasil menjaga independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendorong pemberantasan korupsi pada pemerintahan yang pada saat yang sama menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 4 persen, memperkuat spirit ASEAN, dan mendorong lingkungan iklim ekonomi dan politik yang kondusif di dalam negeri.

SBY menyisihkan para finalis lain yaitu Abhisit Vejjajiva, Perdana Menteri Thailand dan Ryan Gawan, dari Save The Children, UK. Brien menambahkan, SBY yang dinominasikan oleh Hans Vriens of Vriens & Partners mampu menyisihkan nominator lain karena dinilai berhasil mengomunikasikan berbagai kebijakan dalam dan luar negeri secara efektif. Berkat itu, SBY terpilih kembali sebagai Presiden RI dan kini melanjutkannya pada periode kedua.

Gold Standar Awards adalah penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh Public Policy Affairs (PPA). PPA adalah lembaga penerbitan global yang menerbitkan berbagai media, analisis, dan intelegensi pasar yang berpusat di Hongkong. Selain kategori komunikasi politik, terdapat kategori Transparansi Lembaga yang dianugerahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thailand. KPK Indonesia masuk ke dalam salah satu nominator.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa ternyata prestasi SBY sangat dihargai oleh dunia Internasional setelah sebelumnya majalah Time juga menganugerahi manusia paling berpengaruhi di dunia.

Tetapi sebaliknya, di dalam negeri citra SBY lagi terpuruk oleh berbagai kasus politik yang tengah menghangat. Saat ini berbagai hal yang negatif tentang SBY, seringkali terekspos secara vulgar di mata masyarakat. Hal ini mungkin saja terjadi karena dunia informasi dan kehidupan politik sedang tidak sehat. Karena paparan media dan lawan politik SBY sepertimya tengah menggalang dan mendominasi opini negatif tentang presiden. Sehingga berita yang mendominasi adalah citra buruk sedangkan hal positif yang ada dalam pemerintah atau SBY jarang sekali diangkat. Kecuali oleh pendukungnya, itupun jarang sekali diliput atau diungkap oleh media masa. Berbeda seratus delapan puluh derajat dengan zaman orde baru Suharto. Media selalu mendominasai hal positif tanpa cela untuk presidennya. Sehingga prestasi dan upaya baik pemerintah atau SBY, selalu saja tertutupi oleh kepentingan sekelompok individu dan golongan tertentu. Demikian pula media televisi, hal besar dan positif seperti penghargaan dunia kepada SBY jadi terabaikan. Contoh kecil, acara televisi di Metrotv hari Sabtu (6/2/10) yang membahas komunikasi politik SBY, tidak memberi referensi sedikitpun tentang prestasi komunikasi politik yang dihargai dunia itu. Itulah informasi demokrasi dan politik yang sedang berkembang di Indonesia belakangan ini, prestasi bangsa sendiri sedang diabaikan dan bukan hal yang menarik.

KORAN DEMOKRASI INDONESIA
http://korandemokrasiindonesia.com



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: