Oleh: Indonesian Children | Februari 8, 2010

2 Aktivis Bendera Tolak Dipanggil Polisi

2 Aktivis Bendera Tolak Dipanggil Polisi

Dua aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Ferdy Semaun dan Mustar Bonaventura yang dituding melakukan pencemaran nama baik terhadap beberapa orang terkait dugaan korupsi di Bank Century, menolak hadir dalam pemanggilan kedua Polda Metro Jaya. Mereka menilai tindakan polisi prematur.”Kita tetap konsisten untuk tetap menolak pemanggilan karena tindakan polisi tersebut adalah tindakan adalah tindakan prematur,” kata Ferdy saat ditemui di Restoran Bale Gazebo, Jalan Surapati, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/2/2010).

Pemanggilan polisi, lanjut Ferdy, dijadwalkan berlangsung hari ini berdasarkan surat pemanggilan tertanggal 4 Februari 2010. Pemanggilan adalah kali kedua setelah polisi melayangkan surat tertanggal 1 Februari 2010 untuk hadir dalam pemeriksaan 4 Februari 2010. “Pemanggilan pertama pengacara yang menghadap sebanyak 30 orang. Tapi kepolisian tidak menerima dengan alasan polisi cuma siap memanggil 5 orang,” paparnya. Dasar penolakan karena kedua aktivis tersebut menolak ditetapkan sebagai tersangka. “Justru itu yang kita tolak. Kalau kita dipanggil sebagai saksi atas dugaan tindak pidana yang menyangkut korupsi di Bank Century, kita siap menghadap,” kata Ferdy beralasan.

Di tempat sama, Mustar Bonaventura mengatakan Polri seharusnya memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi Bank Century. “Justru lebih baik kepolisian memanggil putra mahkota Presiden, Hatta Rajasa atau siapapun yang terlibat, jangan melayangkan surat pemanggilan kepada kita,” kata Mustar.

Dalam pemanggilan itu, jelas Mustar, polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka sebagai tindaklanjut pelaporan yang dilakukan Hatta Rajasa, Eddie Baskoro Yudhoyono atau akrab dipanggil Ibas, Rizal Malarangeng, terkait siaran pers Bendera yang menyebutkan adanya aliran dana Bank Century dalam pemenangan Pemilu 2009 kepada tim sukses SBY. Keduanya dijerat pasal 310 KUH Pidana Subsider Pasal 311 KUH Pidana dan lebih Subsider 315 KUH Pidana, tentang pencemaran nama baik.

Menurut Mustar, pihaknya akan melawan bila adanya penjemputan paksa dari pihak kepolisian. Bendera, lanjut Mustar, menolak memenuhi pemanggilan Polda Metro Jaya sebelum kepolisian melakukan proses hukum terhadap dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam skandal Century. “Kami bersedia diperiksa sebagai saksi, tapi ini kan langsung ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Mustar. Sebelumnya, dua aktivis Bendera, Mustar Bonaventura dan Ferdi dipanggil kepolisian atas tuntutan Hartati Moerdaya dan Choel Malarangeng. Pihak Bendera melihat adanya kejanggalan dari kasus itu. “Yang melapor kan bukan hanya dua orang, tapi kok hanya mereka yang laporannya ditanggapi,” katanya.

Saor Siagian, selaku kordinator pengacara Bendera, menyatakan ada kejanggalan dari surat pemanggilan kedua ini. “Surat ini datang kemarin sore, hanya selang dua jam setelah kami pihak pengacara datang ke kepolisian untuk menyatakan sikap pada pemanggilan pertama,” ujar dia. Mustar juga menyatakan tindakan kepolisian ini melanggar pasal 41 UU RI No. 31 tahun 1999. “Kami kan dijamin undang-undang agar dapat berperan serta membantu upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi,” pungkasnya

Aturan Hukum harus ditaati

Penolakan anggota bendera dengan dalih apapun dan alasan apapun seharusnya tidak dibenarkan secara hukum. Bila berbagai tindakan polisi tersebut dianggap ada yang janggal, bisa saja dilakukan pra peradilan terhadap polisi. Bila aturan hukum itu tidak ditaati hal itu menunjukkan bahwa anggota bendera tidak mentaati hukum yang berlaku di Indonesia atau sekedar memaksakan kehendak dan pendapatnya tanpa menghormati dan mempedulikan hak orang lain yang teraniaya.

Dari berbagai sumber

KORAN DEMOKRASI INDONESIA
https://korandemokrasiindonesia.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: