Oleh: Indonesian Children | November 26, 2010

Busyro Muqoddas, Sang Ketua KPK Harus Berjiwa Malaikat Bernyali Superhero

Busyro Muqoddas, Sang Ketua KPK Harus Berjiwa Malaikat Bernyali Superhero

Pemilihan ketua KPK selesai sudah, setelah terkatung-katung beberapa saat. Busyro Muqoddas akhirnya terpillih sebagai Ketua KPK. Harapan besar senantiasa diberikan kepada KPK sebagai satu-satunya tulang punggung dan kekuatan terakhir untuk menumpas korupsi di negeri Ini. Untuk memenuhi keinginan masyarakat itu ketua KPK harus berjiwa Malaikat dan bernyali Superhero.

Pada 25 November 2010, Busyro Muqoddas terpilih sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia, setelah melalui proses pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat.
Voting anggota Komisi III DPR RI yang dipimpin Benny K Harman akhirnya memilih Busyro Muqaddas sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan mendapatkan mayoritas suara 34 suara dari 55 anggota komisi hukum, mengalahkan pesaingnya Bambang Widjojanto yang hanya meraih 20 suara. Sementara, satu suara abstain. Setelah itu komisi juga melakukan voting untuk menentukan jabatan ketua KPK, yang akhirnya juga memilih Busyro dengan mengalahkan Bibit Samad Riyanto dan M Jasin.

Malaikat dan Superhero

Sebagai harapan masyarakat banyak ketua KPK itu harus berjiwa malaikat dan bernyali superhero yang ada dalam manusia biasa. Ketua KPK harus berjiwa malaikat dengan memiliki moralitas yang tinggi dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa tanpa harus mementingkan diri sendiri dan kelompoknya.

Super Hero adalah karakter fiksi  yang “memiliki kekuatan luar biasa untuk melakukan tindakan hebat untuk kepentingan umum”. Pimpinan KPK harus berbaju dan berjiwa Super Hero yang memiliki kemampuan atau kelebihan di atas rata-rata manusia baik moral, etika dan kepintaran. Super hero pimpinan KPK biasanya nantinya  memakai pakaian kebesaran yang khas dan menyolok serta nama yang khas, dan digambarkan sebagai penegak keadilan, penolong yang lemah dan pembasmi kejahatan. Tetapi Busyro tidak harus berjubah superhero, tetapi cukup bernyali seberani superhero.

Pimpinan KPK dengan kekuatan super harus memiliki integritas yang tinggi, kapabilitas, kompetensi dan akuntabilitas dalam menyelesaiklan masalah korupsi di Indonesia.

Seperti layaknya super hero pimpinan KPK harus mempunyai nyali, keberanian dan tindakan yang cepat, tepat dan tegas terhadap siapapun juga. Kwetua KPK juga harus memiliki visi dan misi serta komitmen kuat untuk mengoprtimalkan dan merevitalisasi KPK. Pimpinan KPK nantinya tidak boleh sedikitpun terlibat dalam politisasi dalam institusi KPK untuk kepentingan kelompok tertentu. Pimpinan KPK harus kuat seperti super hero untuk dapat memberantas mafia hukum di seluruh jajaran KPK dan berani menuntaskan kasus besar di Replubik ini. Ketua KPK harus seperti super hero berani dan tidak takut untuk mengusut tuntas siapapun pejabat negara baik polisi, pejabat partai politik, pejabat pemerintah atau pejabat di lingkungannya sendiri

Kepribadian Busyro

Busryo sebagai sosok baru Ketua KPK, dianggap terlalu lembut dan tidak punya gebrakan. Berbeda dengan rivalnya Bambang Widjojanto yang kelihatan berapi-api dan penuh semangat.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin misalnya juga mendukung Busyro sebagai ketua KPK dengan alasan kepribadian Busyro yang bisa bertindak tegas. “Dia itu tidak punya apa-apa kecuali kejujuran dan keberanian. Termasuk jika ada warga Muhammadiyah yang terkait korupsi,”.

M Busyro Muqoddas menurut isterinya adalah orang yang tidak romantis tapi idealis, religius dan humoris. “Pak Busyro bukan lelaki romantis. Malahan saya ini yang romantis. Tapi di mata isterinya, dia sosok idealis yang religius dan sangat humoris. Memang wajahnya kelihatan kaku dan tegang, tapi sebenarnya dia itu murah senyum,” demikian kata Isterinya. Busyro itu rajin shalat.  Sebisa mungkin ia shalat tahajud lewat tengah malam. Biasanya sehabis shalat tahajud terus ke masjid untuk shalat Subuh. Bahkan, Busyro selalu kalau ada kesemapatan berusaha melakukan puasa Senin-Kamis.

Riwayat Hidup dan karier
M. Busyro Muqoddas, S.H, M.Hum lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952. Sebelumnya, Busyro merupakan ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010.

M. Busyro Muqoddas lulus Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tahun 1977. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (MPM UII). M. Busyro Muqoddas mengawali karier di bidang hukum pada tahun 1983 sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Busyro juga pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia tahun 1986-1988, dilanjutkan sebagai sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990. Gelar Magister Hukum diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada tahun 1995. Pada tahun 1995-1998 ia menjabat sebagai Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Dengan kapabilitas, kompetensi dan akuntabilitasnya yang telah ditempa oleh berbagai jabatan penting dan diuji fit dan proper test DPR, maka Muqadas layak untuk bisa berjiwa malaikat dan bernyali superhero. Sebagai fisik dan psikis manusia memang tidak mudah untuk berperan sebagai super hero dan seorang malaikat. Tetapi, paling tidak Busyro adalah pilihan terbaik dari berbagai penyaringan kandidat yang ada. Seharusnya dengan berbagai kelebihan dan kapasitasnya yang hebat itu dapat memenuhi keinginan masyarakat yang sangat besar terhadap KPK.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: